Mekanisme obesitas terhadap asma

Risiko terjadinya trombosis vena dan emboli paru Obesitas merupakan faktor risiko indipenden terjadinya trombosis vena profundus. Islam Fatimah Cilacap.

Diposting oleh. The Inflammation Cure.

Seluk Beluk Pemeriksaan Kesehatan. Anak tahun: Derajat beratnya kelainan faal paru tergantung pada beratnya obesitas, dan distribusi lemak tubuh Tabel 2.

Hindari kombinasi teofilin dengan obat lain dalam satu preparat karena preparat jenis ini sering terjadi efek samping. Dosis intravena. Teofilin juga memiliki efek anti inflamasi yang bekerja dengan menginhibisi produksi leukotrin dan menstimulasi produksi PGE2.

Penurunan berat badan secara bermakna akan menurunkan risiko dan derajat gangguan pernafasan pada penderita.

Informasi Lengkap untuk Penderita dan Keluarganya. Kafein dan teofilin memiliki sifat kimia yang berguna sebagai obat. Peningkatan volume sekuncup jantung dan dilatasi pembuluh ginjalmengakibatkan kenaikan filtrasi glomerular.

Kadar teofilin dapat menurun pada perokok, pengkonsumsi alkohol, danobat-obatan yang meningkatkan metabolisme di hati.

HUBUNGAN OBESITAS TERHADAP ASMA

Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik. Mekanisme kerja ini mungkin tidak sesuai dengan dosis terapinya.

Expert Guide to Allergy and Immunology. Volume 2. Teofilin sangat mudah berinteraksi dengan obat-obatan lain sehingga akan menurunkan clearance dan menyebabkan terjadinya toksik. Graha, Chairinniza. Ford E. Hal ini disebabkan oleh beban massa dan pemindahan beban dari dinding thorax bagian bawah dan abdomen ke paru-paru, serta naiknya posisi diafragma.

Pertukaran gas saat penderita tidur juga mengalami perbaikan dan dengan demikian memperbaiki kwalitas tidur serta mengurangi gejala mengantuk pada pagi dan siang hari.

Akibatnya terjadi penurunan ventilasi, apnea, penurunan saturasi oksihemoglobin, yang menimbulkan rangsangan kemoreseptor perifer di carotid bodies dan membangkitkan refleks pada susunan saraf pusat berupa peningkatan aktivitas saraf simpatis.

References Abidin, M.Asthma bronchiale is a chronic respiratory disease that still considered as a world health problem. Statistic shown that its prevalent rises in this last decade.

Obesitas menyebabkan terjadinya banyak mekanisme terhadap fisiologi paru yaitu. Peningkatan kadar adipokines seperti interleukin (IL)-6, eotaxin, tumor necrosis factor (TNF)-α, transforming growth factor (TGF)-β1, leptin, dan justgohostelbraga.com: Novita Andayani.

Asma merupakan penyakit kronis saluran pernapasan yang ditandai oleh inflamasi, peningkatan reaktivitas terhadap berbagai stimulus, dan sumbatan saluran napas yang bisa kembali spontan atau dengan pengobatan yang sesuai. Asma ppt (2) 1. OBAT ASMA KELOMPOK 2 Agin Delthia Sautaki Bambang Delvi Rahmayani Dwi Kartika Sari Dwi Muharrani 2.

Hasil uji chi square juga menunjukkan signifikasi sebesar 0, yang berarti terdapat pengaruh antara obesitas dengan asma di RS Islam Fatimah Cilacap. Dari penelitian ini didapatkan sebuah simpulan bahwa terdapat pengaruh obesitas terhadap terjadinya penyakit asma di RS Islam Fatimah Cilacap(p=0,).

Sebagian hasil penelusuran menunjukkan pengaruh obesitas terhadap terapi serangan asma namun semua literatur yang ada saat ini memiliki level of evidence yang rendah.

Berdasarkan bukti ilmiah yang dipaparkan di atas, belum cukup bukti untuk menyatakan obesitas sebagai faktor risiko dalam respon pemberian agonis β pada pasien anak dengan justgohostelbraga.com: Rahmawati Rahmawati, Darmawan B Setyanto.

Mekanisme obesitas terhadap asma
Rated 0/5 based on 13 review