Pada fase persiapan berat badan dalam tolak peluru berada di

Demikian yang bisa volimaniak sampaikan menganai tahapan pembelajaran tolak peluru. Setelah badan seimbang dan cukup kuat, maka pada ayunan kaki yang terakhir, kaki kiri tersebut tidak harus diletakkan ditanah, namun lebih baik lagi agak ditarik kekanan sehingga posisi pangkal betis kiri berada dibelakang betis atau kaki kanan, bahkan lebih ke kanan lagi seperti menyilang.

Kedua kaki mendarat dengan telapak kaki sementara badan tetap membungkuk, sambil kedua bahu dan kepala tetap membelakangi arah lemparan, sementara titik berat badan dipusatkan di tungkai kanan.

Pengertian Tolak Peluru Beserta Gaya dan Jenisnya

Tolakan kaki kanan tersebut agak datar dan rendah, bukan meloncat atau melambung. Pinggul digeser menyamping berat badan di antara kedua kaki. Kaki kiri digoyangkan secara cepat kesisi kiri sambil menolakan kaki kanan. Pembelajaran Cara Menolakkan Peluru Cara melakukan cara menolakkan peluru adalah sebagai berikut: Teknik Dasar Tolak Peluru a.

Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Renggangkan jari jari tengah, jari manis, dan jari telunjuk agar bisa menahan dan memegang peluru Ibu jari dan jari kelingking berfungsi menahan peluru dari samping agar peluru tidak tergelincir keluar atau ke samping 2.

Teknik Awalan Teknik awalan merupakan teknik dasar tolak peluru yang penting dan harus dilakukan dengan baik dan benar. Lakukan gerakan kaki kiri mendorong ke belakang c.

Teknik-teknik yang perlu dipelajari dalam tolak peluru antara lain: Teknik memegang peluru gaya membelakangi o'brien Ada 3 macam teknik memegang peluru, yaitu: Usahakan lengan kiri dalam posisi tertutup. Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, Ketika kaki kanan mendarat sebaiknya tubuh condong ke kanan.

Tolakan diselesaikan ketika bertumpu di tungkai kiri dalam keadaan lurus sambil tangan memberi dorongan terakhir pada peluru. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari dipergunakan untuk memegang atau menahan peluru bagian samping agar tidak jatuh atau tergelincir.

Dengan sikap dan posisi menolak tersebut, peluru bisa langsung ditolakkan dengan cara yang telah disebutkan diatas. Setelah memegang peluru dengan baik, masuklah ke dalam lapangan, berdiri menyamping ke arah sektor tolakan.

Tolakan Sementara bahu dan lengan kanan mendorong peluru ke depan dan bahu kiri meneruskan gerakannya ke depan sejauh mungkin.

Postingan Terkait: Kaki kiri digeser ke samping kiri sambil kaki kanan juga digeser mengikuti arah kaki kiri bergeser. Gagal melempar peluru sebanyak 3 kali lemparan. Tarik juga lengan kiri ke belakang supaya tubuh bisa dalam posisi dan gerakan yang seimbang.

Waktu kedua kaki bergeser ke kiri, peluru dilemparkan dengan cara tangan kanan yang memegang peluru didorong ke arah depan atas, jalannya peluru membentuk parabola diikuti pandangan mata ke arah jalannya peluru.

Teknik memegang peluru Teknik memegang peluru merupakan teknik dalam tolak peluru, jadi tidak boleh dilakukan dengan cara sembarangan. Gerakan kaki terlalu ke samping kiri. Lakukan gerakan kaki kiri mendorong ke belakang c. Peluru ini merupakan peralatan utama dalam olahraga ini. Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang.

Berat peluru disesuaikan dengan penggunanya, antara lain: Sambil merendahkan badan, angkatlah tumit dari tungkai penopang, sementara tungkai belakang diangkat sedikit ke belakang atas. Tolakan diselesaikan ketika bertumpu di tungkai kiri dalam keadaan lurus sambil tangan memberi dorongan terakhir pada peluru.

Ketika dipanggil selama kurang lebih 3 menit sebelum menolak 5. Berat peluru yang digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg untuk putera dan 4 kg untuk puteri.Tolak peluru adalah salah satu olahraga atletik yang sering dipertandingkan dalam tingkat nasional ataupun internasional.

2 Gaya Dalam Tolak Peluru

Olahraga tolak peluru adalah olahraga yang dilakukan dengan cara menolak peluru sejauh mungkin agar dapat memperoleh hasil lemparan sejauh-jauhnya. Tolak peluru merupakan diantara dari banyak cabang olahraga atletik. Bola besi yang berat harus dilemparkan oleh atlet tolak peluru dengan sejauh mungkin.

Peluru yang berbentuk bola besi ini adalah alat utama dalam bidang olahraga ini, yakni sebuah besi bulat berbentuk bola. Peluru besi berbentuk bola tersebut dilemparkan dengan cara di. diselesaikan ketika bertumpu di tungkai kiri dalam keadaan lurus sambil tangan memberi dorongan terakhir pada peluru.

Pada saat ini pelempar menghentikan laju badan ke depan melalui pergantian kaki, tungkai kiri bergerak ke belakang dan tungkai kanan bergerak ke depan, berat badan dipindahkan ke tungkai kanan dan badan diturunkan ke arah bawah.

Sebutkan fase-fase dalam tolak peluru - 1. Masuk Daftar 1. Masuk Daftar Sekolah Menengah Pertama. Penjaskes. rizwanseptiawan Si Hebat; 1. Fase Persiapan Mengambil posisi dengan membelakangi arah daerah lemparan dan berat badan berada di atas tungkai kanan.

Sambil merendahkan badan, angkatlah tumit dari tungkai penopang, sementara. Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik dalam nomor lempar.

Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Peluru ini merupakan peralatan utama dalam olahraga ini. Bentuknya bulat seperti bola dan terbuat dari besi. Fase persiapan, badan membelakangi sektor tolakan atau daerah tolakan, berat badan berada di atas tungkai kanan.

Sambil merendahkan badan, angkat tumit dari tungkai penopang, sementara tungkai belakang di angkat sedikit ke belakang atas.

Selanjutnya tekuk tungkai penopang hingga kedua tungkai tertekuk dan posisi badan menjadi lebih rendah dan membungkuk ke depan. 2. Fase Meluncur.

Pada fase persiapan berat badan dalam tolak peluru berada di
Rated 3/5 based on 9 review